Mengenal VAR, Asisten Wasit Digital Dengan Teknologi Super Canggih

VAR

Tak bisa dipungkiri bahwa dalam pertandingan sepakbola, wasit pernah melakukan kesalahan dalam memutuskan sesuatu yang bisa berakhir dengan bentrok. Untuk mengantisipasi hal itu hadirlah Video Assistant Referee (VAR) yang menjadi “pembantu” wasit. Walau belum banyak yang mengenal VAR tapi eksistensi asisten virtual ini sudah banyak dipakai dalam berbagai pertandingan internasional

Sejarah VAR

Sejarah VAR

Sistem asisten yang melibatkan teknologi canggih ini sudah mulai dikembangkan tahun 2016 silam. Uji coba dilakukan setelah asosiasi yang menjadi penentu aturan sepakbola IFAB memberi persetujuan uji coba tersebut. alhasil penggunaan VAR pertama kali sebagai uji coba dilakukan saat pertandingan tim cadangan di kompetisi Major League Soccer negeri Paman Sam.

Hasilnya wasit Ismail Elfath yang memimpin pertandingan menemukan dua pelanggaran usai berkonsultasi pada asisten wasit yang saat itu dikoordinatori oleh Allen Chapman. A-League di Negara Kangguru jadi kompetisi liga tingkat profesional pertama yang pakai VAR. Sedangkan kompetisi internasional Piala Dunia menggunakan VAR pertama kali tahun 2018 saat Brasil bersua Kosta Rika.

Cara Kerja VAR

Cara Kerja VAR

Sebuah pertandingan sepakbola yang memakai sistem VAR harus memastikan semua komponen pendukung tersedia, mulai dari tim wasit video hingga komunikasi via headset yang maksimal antara wasit utama dan wasit video. Barulah bisa dilakukan prosedur kerja VAR seperti tahapan berikut ini:

  1. Wasit menunjukkan isyarat penggunaan VAR dengan menempelkan telapak tangannya pada telinga, atau membentuk tanda kotak dengan telunjuk tangan kanan dan kiri.
  2. Pertandingan dihentikan sementara
  3. Wasit video melakukan analisa tayangan ulang video pertandingan, kemudian memberikan masukan kepada wasit di lapangan melalui sambungan headset.
  4. Wasit melihat langsung layar video berisi tayangan ulang pertandingan
  5. Wasit memutuskan berdasarkan visualisasi yang dilihatnya sendiri melalui video, atau menerima saran dari wasit video.

Berapa Orang Tim VAR Dalam Sebuah Pertandingan

Berapa Orang Tim VAR Dalam Sebuah Pertandingan

Kalau sebuah pertandingan menggunakan sistem VAR, maka selain wasit di lapangan akan ada tambahan tim pembantu wasit, terdiri dari satu orang wasit video dan tiga  asisten. Asisten wasit video ini sudah dipilih resmi oleh FIFA, dan merupakan orang yang paham pertandingan olahraga dan sudah memiliki kualifikasi sebagai wasit.

Saat piala dunia 2018, dibutuhkan 13 anggota wasit yang empat diantaranya menjadi operator yang sudah Mengenal VAR. kemudian dilengkapi dengan 33 kamera, dengan 12 diantaranya memiliki spesifikasi canggih sehingga dapat melihat jalannya pertandingan dari berbagai titik. Mereka bekerja di ruangan khusus yang disebut Video Operation Room (VOR).

Apa Saja Yang Bisa Diputuskan Wasit Dengan Sistem VAR?

Ada beberapa keputusan yang bisa diambil wasit dengan melibatkan VAR, yaitu:

Penalti

Mengenal Var

Wasit akan mendapatkan masukan untuk menentukan sebuah tim akan mendapatkan hadiah penalti akibat kesalahan pemain lawan atau tidak. Selain itu juga memastikan keputusan apakah sebuah penalti bisa dianulir atau dibatalkan akibat kesalahan penilaian saat pertandingan live berlangsung.

Identifikasi Pemain

VAR Bermanfaat Untuk Identifikasi Pemain

Wasit bisa lebih mudah mengidentifikasi pemain terutama yang akan diberi teguran akibat tindakannya yang melanggar. Karena tak sedikit wasit yang salah orang saat memberikan sanksi kartu.

Gol

Gol

Memutuskan apakah sebuah gol itu sah atau tidak. Biasanya terjadi ketika gol terjadi pada posisi offside, atau memastikan apakah tidak masuk kategori bol bunuh diri. Keputusan terkait gol lainnya adalah pembatalan gol yang sudah tercipta karena indikasi pelanggaran yang terjadi, setelah wasit melihat video tayangan ulang dan rekomendasi wasit video.

Kartu Merah

Kartu Merah

Memastikan kartu merah yang akan diberikan kepada seorang pemain sudah tepat, berdasarkan pelanggaran yang dilakukannya saat pertandingan berlangsung.

Kelebihan dan Kekurangan VAR

Kelebihan dan Kekurangan VAR

Walaupun sudah banyak digunakan, VAR punya kelebihan dan kekurangan. Bagi wasit yang sudah Mengenal VAR dengan baik tentu akan banyak mendapat manfaat, beda dengan wasit yang masih meraba-raba dalam penggunaan sistem berteknologi canggih ini. Berikut kelebihan dan kekurangan yang dirasakan oleh wasit dan orang yang terlibat dalam sebuah pertandingan sepakbola.

Kelebihan

  • Menyajikan data yang lebih akurat tentang sebuah pertandingan, sehingga bisa meminimalisir miskomunikasi antara tim yang bermain termasuk penonton. Seperti penggunaan VAR saat pertandingan persahabatan antara Prancis melawan Italia yang mampu memberikan informasi akurat semua detil permainan, yang akhirnya dimenangkan Prancis 3-1.
  • Meminimalisir kontroversi keputusan wasit, yang bisa berimbas pada ketidaksenangan kepada seorang wasit, karena ada data dan fakta yang melatarbelakangi keputusannya. Seperti pada piala dunia tahun 2018 dimana 20 tindakan kontroversi bisa diselesaikan dengan bantuan VAR sehingga ta;k ada pihak yang merasa dirugikan.
  • Membantu pekerjaan wasit dalam memimpin jalannya pertandingan sepak bola.
  • Menghilangkan persepsi bahwa wasit curang, karena semua keputusannya diambil sesuai kondisi yang sebenarnya. Salah satunya pada Piala Dunia Antar Klub 2016 yang mempertemukan Real Madrid dan Kashima Antlers. Dengan bantuan VAR wasit mampu mengambil keputusan tepat, tanpa dinilai memihak pada salah satu tim.

Kekurangan

  • Masih terdapat kesalahan dalam video yang ditayangkan, walaupun diklaim semua wasit sudah mengenal VAR dengan baik dan sistem yang digunakan sudah canggih. Sehingga terindikasi merugikan salah satu tim.
  • Salah dalam pengambilan keputusan karena kesalahan menilai video yang merekam pertandingan di lapangan, dan lagi-lagi dapat merugikan salah satu tim. Salah satunya saat kompetisi piala konfederasi tahun 2017, dimana wasit menganulir gol pemain Cile ke gawang Kamerun karena dianggap offside, padahal setelah dikaji usai pertandingan tidak offside.
  • Sistem VAR fokus bukan hanya pada sebuah insiden, namun secara total pertandingan, sehingga kemungkinan salah mengambil keputusan masih sangat besar.

Perbaikan Di Musim Kompetisi 2020/2021

Perbaikan Di Musim Kompetisi 2020-2021

Dengan banyaknya pro dan kontra berkaitan penggunaan VAR di dunia sepakbola, rencananya IFAB akan melakukan perubahan aturan. Dan Liga Inggris merupakan salah satu kompetisi yang akan menggunakan aturan baru tersebut musim 2020/2021 mendatang, apa saja perbaikan aturannya?

  1. Wasit diminta meminimalisir penggunaan VAR jika tidak terlalu dibutuhkan, walau tetap wajib Mengenal VAR secara maksimal. Sehingga dia bisa mengambil lebih banyak keputusan subjektif dan hanya mengandalkan monitor di salah satu sisi lapangan saja, atau dikenal dengan istilah on field review.
  2. Handballdianggap sebagai pelanggaran jika posisi bola berada di bagian tangan pemain tepatnya di bawah ketiak. Sedangkan jika terjadi sesaat sebelum gol tercipta makan dianggat bukan handball. Bisa menggunakan VAR atau keputusan subjektif dari wasit.
  3. Penalti diulang jika penyelamatan yang dilakukan kiper keluar dari garis gawang, tapi kalau gol melenceng walau kiper keluar garis gawang maka penalti tidak akan diulang. Hal ini juga bisa diputuskan wasit menggunakan VAR atau hanya on field review.

Terobosan dalam aturan kewenangan wasit dalam permainan sepakbola, yang melibatkan VAR patut diacungi jempol. Walaupun penggunaannya masih punya banyak kekurangan yang harus dibenahi, tapi paling tidak sudah bisa menjadi solusi masa depan untuk pertandingan sepakbola yang lebih adil, transparan dan bebas dari kecurangan. Apakah Anda setuju?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like